Ingin Menjadi Pemimpin yang Hebat? Mulailah Membaca

Ingin Menjadi Pemimpin yang Hebat? Mulailah Membaca

Meskipun tingkat melek huruf secara global tinggi yaitu sebesar 84%, orang semakin sedikit dalam membaca, apalagi membaca secara mendalam. Tren ini merugikan terutama bagi mereka yang berada dalam peran kepemimpinan. Seperti yang dijelaskan oleh John Coleman, kebiasaan membaca yang dalam dan luas sering kali merupakan ciri khas pemimpin yang hebat dan perilaku ini dapat menunjang meningkatnya wawasan, inovasi, empati dan efektivitas diri.

Perilaku kebiasaan membaca masyarakat sekarang diperburuk dengan semakin banyaknya konten hiburan di Youtube, Instagram, TikTok. Waktu dalam membaca makin hari makin berkurang.

Perhatikan berapa banyak CEO/Pimpinan Raksasa Bisnis yang mempunyai kecanduan dalam membaca. Berdasarkan New York Times, Steve Jobs memiliki kecanduan membaca pada karya-karya William Blake. Pendiri Nike, Phil Knight, begitu memuja perpustakaan pribadinya sehingga kamu harus melepaskan sepatumu untuk masuk kedalamanya. Dan yang kita tahu bahwa Presiden pertama Indonesia menjadi begitu hebat dan berkharisma-nya dikarenakan minatnya yang besar dalam membaca, dari buku-buku islam sampai buku karl marx – das capital telah khatam beliau baca.

Dan sejarah dipenuhi tidak hanya dengan para pemimpin besar yang rajin membaca dan menulis (ingat, Winston Churchill memenangkan hadiah nobelnya dalam Sastra, bukan Perdamaian), tetapi juga dengan para pemimpin bisnis yang percaya bahwa bacaan yang dalam dan luas dapat menumbuhkan pengetahuan, kebiasaaan yang baik, dan bakat untuk meningkatkan organisasi mereka.

Skill kepemimpinan yang didapatkan dari membaca sangat banyak. Bukti menunjukkan bahwa membaca dapat meningkatkan kecerdasan, menambah inovasi dan wawasan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa membaca membuatmu lebih pintar melalui “kosa kata yang lebih kaya dan juga lebih banyak pengetahuan untuk menambah skill penalaranan.

Membaca juga dapat membuatmu lebih efektif dalam memimpin orang lain. Membaca meningkatkan kecerdasan verbal, menjadikan seorang pemimpin menjadi komunikator yang lebih mahir dan pandai untuk memberikan instruksi atau perintah. Membaca Novel dapat meningkatkan empati dan pemahaman tentang isyarat sosial, memungkinkan seorang pemimpin untuk bekerja lebih baik dan meningkatkan hubungan yang harmonis dengan para bawahannya sehingga efektivitas organisasi meningkat. Setiap pelaku bisnis memahami bahwa kecerdaasan emosional yang meningkat akan meningkatkan juga kemampuan manajemen kepemimpinannya.

Kehidupan literasi yang aktif dapat membuatmu lebih efektif secara pribadi dengan membuatmu lebih rileks dan menjaga kesehatan pikiran anda. Membaca adalah cara yang bagus untuk rileks, karena membaca selama enam menit dapat mengurangi stres sebesar 68%, dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa membaca bahkan dapat menangkis Alzheimer, serta memperpanjang kesehatan otak.

Membaca lebih banyak dapat menghasilkan banyak manfaat bagi orang-orang dari semua kalangan. berikut beberapa tips agar membaca menjadi kegiatan yang menyenangkan :

  • Bergabunglah dengan grup/komunitas membaca, baik grup online maupun offline.
  • Variasikan bacaan anda, jika kamu seorang pebisnis yang biasanya hanya membaca tulisan bisnis, maka cobalah untuk membaca tulisan biografi, sejarah, sains, atau bahkan puisi.
  • Terapkan ilmu bacaan kamu ke pekerjaan. Ambil sebuah buku tentang ilmu psikologi dan lihat apakah ada cara dimana kamu dapat menerapkan pelajaran dari isi buku tersebut ke pekerjaan kamu.
  • Berbagi cerita tentang bacaan kamu ke pasangan, saudara dan teman-teman.
  • Bacalah buku untuk bersenang-senang, untuk bersantai, menenangkan pikiranmu.

Membaca memiliki banyak manfaat, tetapi kurang dihargai sebagai komponen penting dalam pengembangan skill kepemimpinan.

Jadi, di bidang mana kamu melihat membaca bermanfaat bagi hidupmu? Saran apa yang akan kamu berikan kepada orang lain yang ingin berkembang melalui membaca? 

Bagikan agar Manfaat

About the author

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page
Share on Social Media