Jangan Terlalu Keras Pada Dirimu

Jangan Terlalu Keras Pada Dirimu

Terkadang kamu duduk termenung disuatu tempat, mungkin di tempat ngopi, di kantor, didepan TV, dan entah dimanapun itu, tiba-tiba ada pikiran yang muncul di benakmu :

Mengapa sampai saat ini aku belum mencapai apapun?

Mungkin kamu berpikir bahwa dirimu seharusnya sudah mempunyai anak sekarang, sebuah bisnis yang menghasilkan banyak uang, atau menjadi orang yang disegani banyak orang dan membuat perbedaan pada dunia, atau mungkin kamu juga berpikir bahwa seharusnya kamu sudah memiliki sebuah rumah sendiri sekarang dengan mobil Fortuner terparkir rapi digarasi.

Tapi tidak satupun hal diatas menjadi nyata.

Dalam situasi ini, kita mudah untuk khawatir merasa insecure, terlebih jika kamu melihat ke orang lain disekitarmu. Mudah untuk melihat orang lain dan membandingkan kisah hidupmu dengan mereka. Tapi mengapa kita telalu terobsesi dengan waktu?

  • Orang itu menjadi milyuner pada usia 30 tahun
  • Dia menjual buku best-seller pertamanya di usia 26 tahun.
  • Dia menyelesaikan Master degreenya di usia 23 tahun.

Siapa yang peduli? mereka bukanlah dirimu. Tapi kamu masih merasa terganggu bukan, yaa, “mengapa mereka bukan aku?” kamu mungkin berpikir seperti itu.

Setiap orang mempunyai jalan hidupnya masing-masing.

Aku tahu itu terdengar norak. Tapi tahukan hal norak lainnya? menjadi orang yang tidak bahagia. Karena itulah hal yang terjadi ketika kamu mencoba untuk mengontrol masa depanmu. Setiap kali kamu merasa bahwa hidupmu tidak seharusnya menjadi begini dan begitu, saat itulah kamu merasa tidak bersyukur atas karunia Tuhan.

Berikan dirimu istirahat dan pahami satu hal : Pekerjaanmu adalah suatu hal yang Berharga!

Kebanyakan ketidakbahagiaan kita datang dari keyakinan kita bahwa tidak ada orang yang peduli. Kita mudah merasa kesepian di dunia yang ramai ini. Kamu bangun, pergi bekerja, kemudian pulang lalu menonton tv sampai tertidur. Kamu hanya menjalani rutinitas yang hampir sama tiap harinya.

Kamu lupa bahwa pekerjaanmu yang sebenarnya adalah : Untuk membuat dirimu bermanfaat. Kamu harus percaya bahwa pekerjaanmu juga penting. Kenapa? Karena memang begitu. Ini tentang cara pikirmu. William James, Ketua dari Komunitas Filosofi Pragmatis, mengatakannya dengan sangat baik :

“Bersikaplah seperti kamu sudah membuat sebuah perubahan. maka perubahan itu akan terjadi.”

Banyak orang sepakat percaya bahwa kamu harus melakukan hal yang besar untuk menjadi sesuatu yang berharga. Kamu tidak harus menyelesaikan masalah kelaparan di dunia untuk dianggap berkontribusi kepada dunia. Sama halnya dengan kamu tidak harus menjadi seseorang yang penting untuk membuat sebuah perubahan.

Mungkin kamu ingin melakukan suatu hal yang besar. Itu hal yang keren. Tapi kamu bukanlah seorang dalang ataupun sutradara yang dapat mengontrol sendiri cerita kehidupan.

Terkadang membutuhkan beberapa tahun untuk mencapai apa yang kamu mau. Tapi itu bukanlah perjalanan yang sia-sia. Dan karena kita semua terobsesi dengan hasil, kita berpikir bahwa hidup selalu diukur dengan pencapaian-pencapaian besar.

Namun hidup tidak hanya tentang meraih sebuah pencapaian. Itulah mengapa kita harus sedikit mengubah cara berpikir kita dalam menjalani hidup yang produktif dan bermanfaat. Beberapa orang percaya bahwa menjadi produktif adalah dengan bekerja sangat keras setiap harinya. Bukan itu, Produktif adalah tentang mencoba mencari cara untuk menikmati pekerjaan dan hidupmu. Seringkali, kita benci akan pekerjaan kita dan tidak bahagia menjalani hari-hari kehidupan kita.

Tetapi kita mencoba untuk membenarkan bahwa dengan menggantung tujuan yang tinggi didepan kita. Semua hal akan baik-baik saja pada akhirnya, selama kita berhasil meraih tujuan tersebut, benar begitu? Gelar, Pekerjaan, Promosi, Pendapatan, Laba, Best-seller, atau menjadi viral haha. Tapi apa yang terjadi jika semua hal baik itu tidak terjadi? Yeah, kita merasa tertinggal dan tertekan.

Kamu tidak membutuhkan target yang lebih besar maupun motivasi yang lebih banyak.

Kamu perlu menyadari bahwa apapun yang kamu sedang lakukan sekarang adalah juga hal yang berharga. Kamu harus berpikir demikian. dan kamu harus berhenti memandang ke orang lain yang berada dalam tahap hidup yang berbeda denganmu.

Jadi bagaimana jika ada seseorang yang mengendarai Mini Cooper? bagaimana jika ada seseorang yang membeli rumah baru? Jangan biarkan dirimu bersedih dengan memikirkan perihal yang terlalu cepat di hidupmu. Yang terpenting adalah fokus menambah nilai dalam diri dan bekerja lebih giat lagi.

Berhenti menyalahkan diri sendiri karena kamu tidak berada diposisi yang kamu inginkan sekarang. Lihatlah bahwa hal yang penting adalah apa yang sedang kamu kerjakan sekarang.

Dan jangan berpikir bahwa tidak ada orang yang peduli kepadamu. Itu adalah pandangan yang sangat egois yang dapat kamu miliki. Orang yang berpikir bahwa tidak ada orang yang peduli padanya adalah seseorang yang hidupnya terlalu fokus pada dirinya sendiri. Buka matamu dan lihatlah dunia disekelilingmu. Orang-orang saling peduli, dan kamu seharusnya juga begitu.

Ini bukanlah tentang percaya kepada Tuhan ataupun percaya kepada dunia. Ini tentang percaya kepada dirimu sendiri. Karena hidup tidaklah harus masuk akal, tetapi hidup ini berharga. Dan jika kamu bertindak bahwa hidupmu ini berharga, maka sudah seharusnya demikian.

Bagikan agar Manfaat

About the author

Penulis

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page
Share on Social Media