Jika Kamu Belum Siap untuk Investasi Uang, Lakukan hal ini.

Jika Kamu Belum Siap untuk Investasi Uang, Lakukan hal ini.

Investasi Terbaik Yang Dapat Kamu Lakukan Adalah Investasi pada Dirimu Sendiri

Warren Buffet

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) terus saja mengalami kenaikan, Saham-saham BlueChip sudah naik puluhan persen sejak akhir Maret lalu. Orang-orang berbondong-bondong masuk ke pasar saham terlebih saat pandemi seperti ini banyak orang memiliki waktu luang karena melakukan Work From Home (WFH), setiap beberapa bulan, kamu mendengar banyak cerita tentang orang menjadi kaya raya dengan melakukan investasi di sesuatu yang sedang trend (Real-Estate, Emas, Bitcoin, Cryptocurrency, p2p-lending, Reksadana, Saham, dll), dan kamu ketinggalan.

Baiklah, coba perhatikan bahwa salah satu kesalahpahaman terbesar tentang investasi adalah setiap orang harus memulai secepat mungkin. Kesalahpahaman ini menyebabkan beberapa orang tidak pernah berinvestasi sama sekali karena mereka berpikir “Ini sudah sangat terlambat untuk memulainya sekarang”.

Investasi pada Diri Sendiri adalah Investasi yang Tidak Akan Pernah Rugi .

Sekali lagi saya terinspirasi oleh Warren Buffet, yang mengatakan bahwa “Investasi paling berharga yang dapat kamu pilih adalah berinvestasi ke dirimu sendiri.”

Setelah saya meningkatkan skill dan kompetensi, menghasilkan uang, membayar utang, menabung uang cash yang cukup untuk biaya hidup selama setahun, saat itulah saya mulai untuk berinvestasi. Bagi saya berinvestasi adalah langkah terakhir dalam kebijakan finasial menuju financial freedom — bukan langkah yang pertama.

Menyadari bahwa investasi bukanlah cara menghasilkan uang untuk sebagian orang dari kita. Kedengarannya memang aneh, tetapi keputusan kamu untuk mengabaikan investasi dulu akan menghemat waktu dan uang kamu. Seringkali, kita membuang-buang waktu mengejar “peluang” keuntungan keuangan. Ketika kamu tidak mempunyai tabungan dan menaruh uangmu pada saham, bitcoin, valas atau bahkan emas, kamu hanya menghabiskan energimu. Penasehat Keuangan menjanjikan bahwa kamu akan menghasilkan uang dengan investasi, kenyataannya tidak semudah itu.

Tujuan dari karir atau bisnismu adalah untuk menghasilkan uang. Pertama, kamu menghasilkan uang–lalu, kamu menginvestasikannya. Inilah cara bagaimana orang-orang membangun kekayaan. Hal ini tidak berarti kamu harus sepenuhnya mengabaikan Investasi. Saya menyarankan agar belajar lagi tentang investasi dan tetap bekerja serta menabung uangmu. Berikut adalah langkah-langkah yang saya lakukan untuk memulai Investasi:

  1. Saya mulai membaca tentang berbagai cara orang-orang dalam berinvestasi: Saham, Reksadana, Obligasi, Real-Estate, Bisnis, dll.
  2. Saya membaca buku dan artikel tentang Investasi.
  3. Saya mencari Developer real-estate (perumahan) yang saya kenal untuk belajar lebih tentang strategi mereka. Saya pikir real-estate adalah satu dari beberapa hal yang tidak bisa kamu pelajari melalui buku. Kamu harus berbicara langsung dengan orang di kota kamu. dan kamu harus melihat banyak perumahan untuk paham apa yang dibutuhkan untuk bisa memperoleh keuntungan dalam investasi real-estate.
  4. Langkah pertama sampai ketiga menghabiskan waktu saya selama 5 tahun. Itu adalah proses yang lambat.
  5. Sejak saya mempelajari lebih banyak tentang investasi, saya memutuskan untuk fokus pada investasi saham. Saya tidak melakukan investasi lain seperti reksadana, bitcoin, p2p-lending, dan lainnya.
  6. Saya mempersempit lagi strategi investasi saya hanya pada saham-saham bluechip dan mempunyai market-cap yang besar. Saya mengikuti aliran Value-Investor.
  7. Saya tidak mempunyai obligasi maupun reksadana untuk sekarang.

Setiap orang cenderung memiliki strategi investasi masing-masing. Teman saya berinvestasi pada emas, ada yang memilih reksadana, ada juga yang lebih suka berinvestasi pada Bitcoin.

Investasi itu seperti ideologi. Ada banyak ideologi, dan tidak ada cara yang benar maupun salah dalam berinvestasi selama kamu dapat mencapai tujuan kamu. Tidak peduli apa yang kamu lakukan, pastikan bahwa kamu melakukan sesuatu yang menguntungkan. Kehilangan uang dapat menjadi kemunduran untuk kehidupanmu.

Investasi adalah juga tentang ekspektasi. Saya tidak berencana untuk menjadi full-time investor. Saya menginvestasikan sebagian uang ke pasar saham adalah strategi untuk membuat saya berkecukupan secara finansial dalam sepuluh, duapuluh, tigapuluh tahun kedepan.

Bagikan agar Manfaat

About the author

Penulis

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page
Share on Social Media